Kau bilang es itu beku, tapi panas mencairkannya
Kau bilang awan itu cerah, tapi cuaca menumbuhkan kilatnya
Kau bilang buaya itu liar, tapi apalah gunanya pawang
Kau bilang kertas itu bersih, tapi kau mencoretnya
Kau bilang iya, tapi semesta menolaknya
Apa yang salah?
Kau tak pernah bilang salah
Salah juga tak pernah menyalahkanmu
Lalu dimana letak ketololan itu?
Bolehkah aku tertawa?
Mungkin karena kau terlalu sering bilang "menurutku"
Kapan kau menghentikan untuk bilang?
Kapan terakhir kali kau melakukan apa yang kau bilang?
Atau sekedar memberikan isi pada semua yang telah kau bilang
Written by Narita Pratiwi.Kill Plagiarism!Anti Plagiarism!
0 comments:
Post a Comment