Tadi siang baru aja gue mendapat sebuah ilham dari seseorang (sebut saja Sasa).
Sasa menangisi dirinya yang bercita-cita jadi seorang dokter. Untuk masalah otak ya gak perlu diragukan, tapi dia sedikit ada masalah sama financial. Sebenernya dia mampu, cuma untuk kedokteran kayaknya terlalu berat karena harus ngeliat adik-adiknya yang masih kecil-kecil dan mereka pun butuh biaya. Ya sedikit berlebihan sih, tapi lihat deh sekarang banyak banget orang yang berkecukupan malah menyia-nyiakan kesempatan dan disaat yang mau banget malah gak ada kesempatan. Gue disini pun merasakan hal yang sama. Gue selalu kekeh mau kedokteran tapi gua harus mikir berjuta-juta kali gimana caranya gue bisa masuk dan gimana caranya gue tega minta biayanya. Sebenernya gue yakin, kalo udah jalannya ya pasti bakalan ada lah rejekinya masing-masing. Tapi pikiran kita gak boleh sesempit itu. Pernah gak kalian mikir betapa kepikirannya orangtua kalian waktu kalian mau kuliah kayak sekarang ini? Kalian mikir ga gimana banting tulangnya.. Untuk yang emg berlebih dalam urusan keuangan sih ya fine-fine aja yakan, mau nunjuk kedokteran mana juga sah sah aja. Tapi buat yang emang harus mempertimbangkannya lagi ya dimohon untuk kebesaran hatinya melihat bagaimana perjuangan orangtua kita buat cari uang.
Duh berbelit-belit ya... Intinya, please yang lagi punya mimpi setinggi apapun itu raihlah sebisa kalian. Tapi tolong ya tolong banget jangan jadi orang yang keras kepala yang gabisa liat keadaan.. Jangan melulu kalian yang dipikirin orang, pikirin oranglainnnn... Hidup didunia ini penuh dengan aturan, menggapai mimpi pun ada aturan mainnya. Okelah ditelaah sendiri maksud saya apa. Intinya ya itu. Makasih

0 comments:
Post a Comment